sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Batu Bara di Atas USD130, Pasar Soroti Kebijakan Indonesia dan Risiko Selat Hormuz

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
17/03/2026 15:08 WIB
Harga batu bara bertahan di atas USD130 per ton, mendekati level tertinggi sejak November 2024.
Harga Batu Bara di Atas USD130, Pasar Soroti Kebijakan Indonesia dan Risiko Selat Hormuz. (Foto: Unsplash)
Harga Batu Bara di Atas USD130, Pasar Soroti Kebijakan Indonesia dan Risiko Selat Hormuz. (Foto: Unsplash)

IDXChannel - Harga batu bara bertahan di atas USD130 per ton, mendekati level tertinggi sejak November 2024, setelah Indonesia mengumumkan rencana untuk memprioritaskan pasokan domestik di tengah lonjakan harga akibat konflik di Timur Tengah.

Pemerintahan Prabowo Subianto memberi sinyal akan menerapkan aturan guna memastikan sektor industri yang terus berkembang dapat mengakses batu bara dengan harga lebih murah sebelum sebagian volume diekspor.

Indonesia merupakan eksportir batu bara terbesar di dunia untuk pembangkit listrik, dengan kontribusi sekitar 50 persen dari pasokan global.

Mengutip Trading Economics, Selasa (17/3/2026), gangguan berkepanjangan terhadap aliran minyak dan gas melalui Selat Hormuz berpotensi mendorong pembangkit listrik di negara-negara besar untuk semakin mengandalkan batu bara sebagai sumber energi.

Batu bara masih menjadi bahan bakar fosil dengan intensitas karbon tertinggi.

Namun, meskipun berbagai upaya dari aktivis lingkungan, lembaga keuangan, dan pemerintah untuk menekan penggunaannya, permintaan tetap terjaga.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement