sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Batu Bara Menguat, Aturan Ekspor Jadi Penentu Prospek Saham

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
07/10/2026 09:35 WIB
Harga batu bara yang masih tinggi menjadi penopang kinerja emiten batu bara Indonesia, tetapi prospek sektor ini mulai dibayangi perubahan aturan ekspor.
Harga Batu Bara Menguat, Aturan Ekspor Jadi Penentu Prospek Saham. (Foto: Getty Images)
Harga Batu Bara Menguat, Aturan Ekspor Jadi Penentu Prospek Saham. (Foto: Getty Images)

Artinya, pungutan dengan nominal yang sama akan memberikan beban relatif lebih besar kepada eksportir batu bara berkalori rendah. Sementara itu, penjualan domestik berada di luar skema tersebut.

Hilirisasi Berjalan, Aturan Kontraktor Berubah

Di sisi hilirisasi, sejumlah proyek juga mulai bergerak. Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada 1 Oktober 2026.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui Arutmin dan KPC telah melakukan peletakan batu pertama proyek pabrik metanol berkapasitas 2 juta ton pada 31 Agustus.

Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan pembangunan pabrik dimethyl ether (DME) berkapasitas 1,4 juta ton dimulai pada 2027.

Tiga proyek hilirisasi yang paling maju diperkirakan membutuhkan sekitar 23 juta ton batu bara per tahun atau kurang dari 5 persen dari total ekspor batu bara Indonesia pada 2025.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement