"Dengan data MPOB yang menunjukkan persediaan berada di level tersebut, pelaku pasar memperkirakan penyerapan permintaan lebih lemah sehingga memberikan tekanan terhadap harga," kata Paramalingam, dikutip Reuters.
Baca Juga:
Pelemahan harga CPO juga dipengaruhi oleh penurunan harga minyak nabati pesaing.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian turun 0,93 persen, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama melemah 1,76 persen.
Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga minyak kedelai turut terkoreksi 0,2 persen.
Harga CPO umumnya mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.