Pelaku pasar juga memantau pengumuman resmi pemerintah India terkait potensi penurunan tarif impor. Kebijakan tersebut dapat memengaruhi permintaan CPO Malaysia, kata trader tersebut.
Di sisi lain, harga minyak mentah turun 2 persen pada Jumat dan memperpanjang pelemahan untuk sesi ketiga berturut-turut.
Penurunan tersebut terjadi setelah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Arab Saudi mereda, mengimbangi kekhawatiran atas meluasnya konflik di Timur Tengah.
Harga minyak mentah yang lebih rendah membuat CPO menjadi pilihan yang kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Sementara itu, menurut seorang analis pada Rabu, produksi CPO di Kalimantan, salah satu wilayah utama penghasil sawit Indonesia, berpotensi turun 12-15 persen pada kuartal IV-2026 akibat cuaca kering berkepanjangan dan kebakaran yang meluas. (Aldo Fernando)