"Pemulihan kontrak berjangka minyak kedelai di Chicago juga membantu menopang harga," kata Bagani, seperti dikutip Reuters.
Namun, Bagani menambahkan, belum adanya kejelasan mengenai implementasi kewajiban pencampuran biodiesel berbasis sawit sebesar 50 persen (B50) di Indonesia, serta potensi penjualan agresif minyak sawit Indonesia di pasar tunai menjelang penerapan penuh sistem ekspor yang baru, dapat menghambat pemulihan harga minyak sawit Malaysia.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 0,59 persen. Sementara itu, kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,82 persen dan kontrak minyak sawitnya melemah 0,54 persen.
Minyak sawit umumnya mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Harga minyak Brent melonjak lebih dari USD3 per barel. Kenaikan awal dipicu serangan baru Israel ke Lebanon sehari sebelumnya, lalu semakin menguat setelah terdengar suara ledakan di Iran.