Sementara itu, stok minyak sawit Malaysia meningkat ke level tertinggi dalam empat bulan pada Juni karena pemulihan produksi lebih cepat dibandingkan pertumbuhan permintaan.
Seorang trader yang berbasis di Kuala Lumpur mengatakan kontrak berjangka CPO masih menunggu perbaikan permintaan dan perlambatan produksi untuk keluar dari kisaran pergerakan harga saat ini.
Di sisi lain, ekspor minyak sawit Malaysia pada periode 1-15 Juli diperkirakan naik antara 4 persen hingga 12,4 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya, berdasarkan data perusahaan survei kargo Intertek Testing Services dan AmSpec Agri Malaysia.
Sentimen negatif juga datang dari pelemahan harga minyak kedelai di Chicago serta kontrak olein sawit di Dalian.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,38 persen, sedangkan kontrak minyak sawit turun 0,88 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) melemah 0,18 persen.