Persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Agustus juga telah meningkat ke level tertinggi dalam delapan bulan.
Tekanan terhadap CPO turut datang dari pasar minyak nabati lainnya. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,23 persen, sedangkan kontrak minyak sawit merosot 1,04 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0,72 persen.
Harga CPO cenderung mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena komoditas tersebut saling bersaing untuk memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Di sisi lain, harga minyak mentah naik dua hari berturut-turut.
Kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Timur Tengah akibat konflik Amerika Serikat dan Iran masih membayangi pasar, meski terdapat tanda-tanda pemulihan ekspor minyak mentah dari kawasan tersebut.
Kenaikan harga minyak mentah dapat membuat CPO lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel karena meningkatkan daya saing relatifnya dibandingkan bahan bakar berbasis minyak fosil.