"Tanpa kejutan dari pengumuman suku bunga Federal Open Market Committee (FOMC) Rabu pekan ini, saya memperkirakan harga emas memantul dari level terendah ini karena investor yang memburu harga murah akan membeli emas sebanyak mungkin," ujarnya.
Presiden Phoenix Futures and Options Kevin Grady mengatakan harga emas masih bergerak berlawanan arah dengan suku bunga.
Namun, terdapat sejumlah faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan logam mulia tersebut.
Tekanan terhadap emas sebelumnya meningkat seiring kenaikan harga energi yang kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Harga minyak Brent sempat mencapai level tertinggi dalam lebih dari lima bulan setelah serangan Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi.