sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Diprediksi Fluktuatif Pekan Depan, Aksi Borong China Masih Jadi Penopang

Market news editor Anggie Ariesta
27/09/2026 16:33 WIB
Harga emas logam mulia diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan terakhir September 2026.
Harga Emas Diprediksi Fluktuatif Pekan Depan, Aksi Borong China Masih Jadi Penopang (Foto: dok Freepik)
Harga Emas Diprediksi Fluktuatif Pekan Depan, Aksi Borong China Masih Jadi Penopang (Foto: dok Freepik)

Sementara untuk emas dunia, Ibrahim memproyeksikan level support berada di kisaran Rp3.948.000 per troy ounce, sedangkan batas resistance berada di posisi Rp4.654.000 per troy ounce.

Ibrahim menjelaskan, penurunan harga emas dunia maupun logam mulia justru membuka peluang strategis bagi bank sentral global untuk menambah porsi kepemilikan emasnya.

Momen penurunan harga ini dimanfaatkan untuk diversifikasi cadangan devisa dengan mengalihkan aset berbasis dolar AS ke emas.

“Karena dengan harga yang relatif lebih murah ini akan diuntungkan dari selisih harga. Nah di sini kita melihat bahwa yang aktif dalam melakukan pembelian ini adalah salah satunya Bank Central China,” ujarnya.

Ibrahim menyebut, Bank Sentral China sebagai salah satu lembaga moneter yang paling agresif memborong emas sepanjang 2026. Pembelian konsisten tercatat sejak awal tahun hingga Juli, sementara akumulasi periode Agustus dan September terus dicermati oleh pelaku pasar.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement