Presiden AS Donald Trump menyatakan perang yang dilancarkannya bersama Israel terhadap Iran hampir berakhir, seiring kepala militer Pakistan, yang berperan sebagai mediator, tiba di Teheran untuk mencegah konflik kembali memanas.
Harga minyak naik tipis karena arus pengiriman melalui Selat Hormuz masih terbatas. Empat puluh lima hari setelah Garda Revolusi Iran menyatakan penutupan selat tersebut, lalu lintas pelayaran tetap belum sepenuhnya pulih meski telah ada gencatan senjata selama dua pekan.
Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee pada Selasa mengatakan, bank sentral AS kemungkinan perlu menunggu hingga 2027 untuk memangkas suku bunga jika harga minyak tetap tinggi akibat konflik Iran dan menghambat laju inflasi menuju target 2 persen.
Pasar saat ini melihat peluang pemangkasan suku bunga AS pada tahun ini sebesar 32 persen.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan harga emas karena meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga mengurangi daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap inflasi.