Setelah data tersebut, pelaku pasar meningkatkan probabilitas bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16–17 September menjadi 98 persen, naik dari 92 persen sebelumnya, menurut FedWatch Tool dari CME Group.
Perhatian investor kini tertuju pada data klaim tunjangan pengangguran dan laporan ketenagakerjaan ADP pada Kamis, serta laporan ketenagakerjaan nonpertanian yang akan dirilis Jumat.
Gubernur The Fed Christopher Waller pada Rabu kembali menyuarakan dukungan terhadap pemangkasan suku bunga bulan ini. Ia menegaskan, kecepatan penurunan suku bunga berikutnya akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi ke depan.
Di sisi lain, Gubernur The Fed Lisa Cook pada Selasa menjelaskan lebih rinci penolakannya terhadap upaya Presiden Donald Trump untuk mencopotnya. Trump sendiri berulang kali mengkritik Ketua The Fed Jerome Powell karena belum memangkas suku bunga tahun ini.
“Semakin besarnya kekhawatiran soal independensi bank sentral AS turut menggerus kepercayaan terhadap aset berdenominasi dolar dan mendorong investor beralih ke emas,” kata para analis di Heraeus Metals.