IDXChannel - Harga emas dunia terkoreksi dari level tertinggi tiga pekan pada Selasa (24/2/2026) seiring aksi ambil untung dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang menekan harga.
Pelaku pasar juga menanti kejelasan rencana tarif AS serta hasil perundingan antara Washington dan Teheran.
Emas spot turun 1,59 persen menjadi USD5.143,92 per troy ons.
Indeks dolar AS naik 0,1 persen, membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
"Harga emas sebelumnya kembali berada dalam tren naik, jadi saya menduga ini hanya koreksi sementara," ujar Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff, dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan, penguatan dolar juga memberi pengaruh negatif terhadap harga.
Pada awal sesi, harga sempat menyentuh level tertinggi tiga pekan setelah Presiden AS Donald Trump berjanji menaikkan bea masuk menjadi 15 persen menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan penggunaan undang-undang darurat untuk memberlakukan tarif melampaui kewenangannya.