Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa para mediator telah menyampaikan proposal kepada Iran untuk meredakan konflik dengan AS.
Usulan tersebut mencakup gencatan senjata selama 10 hari guna membuka jalan bagi pemulihan kesepakatan sementara yang dicapai bulan lalu.
"Meski konflik masih jauh dari selesai, prospek dimulainya kembali perundingan telah meredakan kekhawatiran jangka pendek mengenai gangguan lebih lanjut terhadap pasokan minyak dan pelayaran melalui Selat Hormuz," ujar Analis Senior Pasar Capital.com, Daniela Hathorn, dikutip Reuters.
Di sisi lain, kelompok Houthi yang didukung Iran mengumumkan akan memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi.
Langkah itu berpotensi membuka front baru dalam konflik antara AS dan Iran serta meningkatkan ancaman terhadap pasokan energi dan perdagangan global di luar kawasan Teluk.