Namun, menurutnya, kesepakatan final masih belum tercapai.
Sebelumnya, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyebut kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dapat tercapai paling cepat pada Selasa atau Rabu.
Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan upaya mencari penyelesaian diplomatik atas konflik tersebut masih terus berlangsung.
Kantor Emir Qatar juga menyampaikan bahwa Emir Qatar dan Presiden AS, Donald Trump, telah membahas langkah-langkah untuk meredakan eskalasi dan menyelaraskan pandangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Sementara itu, putaran terbaru pembicaraan yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon dimulai pada Selasa dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
Head of Business Development XS.com, Simon-Peter Massabni, mengatakan prospek penyelesaian diplomatik telah mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak setelah AS kembali melancarkan serangan ke Iran pada bulan lalu.