IDXChannel – Harga minyak mentah ditutup sekitar 1 persen lebih tinggi pada Senin (14/9/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi setelah serangan baru menghantam infrastruktur energi Arab Saudi dan kapal-kapal di kawasan Timur Tengah.
Kedua harga acuan minyak sempat melonjak hampir 5 persen sebelum memangkas kenaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran ingin mencapai kesepakatan dengan Washington.
Harga minyak Brent berjangka (futures) naik 1 persen menjadi USD105,68 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS meningkat 1,3 persen menjadi USD101,39 per barel.
Melansir dari Reuters, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman melancarkan serangan baru terhadap Arab Saudi.
Pada saat yang sama, negara-negara Arab di kawasan Teluk menunda pembicaraan yang telah direncanakan dengan Iran. Perkembangan tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dapat meluas dan mengancam pasokan minyak global.