IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat (11/9/2026), dengan saham-saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama indeks di tengah tekanan bursa global dan regional Asia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.22 WIB, IHSG turun tajam 1,76 persen ke level 6.476. Nilai transaksi mencapai Rp3,97 triliun dengan volume perdagangan 8,51 miliar saham.
Sebanyak 582 saham turun, 75 saham naik, dan 306 saham stagnan.
Salah satu saham yang menjadi pemberat utama IHSG adalah PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yang anjlok 6,87 persen.
Tekanan juga datang dari sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar yang turut menjadi laggard indeks.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona merah. IDX Basic memimpin pelemahan dengan turun 2,48 persen, diikuti IDX Cyclical yang merosot 2,39 persen dan IDX Energy yang terkoreksi 2 persen.