Serangan tersebut merupakan respons Iran atas serangan terhadap Pulau Larak.
"Kami akan menghantam mereka dengan keras. Akan ada respons," kata Trump, seperti dikutip seorang reporter Fox News.
Kekhawatiran terhadap pasokan juga meningkat setelah cadangan minyak dalam Strategic Petroleum Reserve (SPR) AS dilaporkan turun sekitar 3,1 juta barel pada pekan lalu menjadi 286,6 juta barel.
Pasar kini mencermati apakah ketegangan antara AS dan Iran dapat kembali mereda.
Pada Minggu, dilansir dari Reuters, Trump menyatakan melalui unggahan media sosial bahwa pusat energi Iran di Pulau Kharg sedang "hancur berkeping-keping".
Namun, tidak terdapat bukti bahwa pulau tersebut sedang berada di bawah serangan.