Sebelumnya pada hari yang sama, Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) menyatakan telah menghantam sekitar 140 target, terutama lokasi peluncuran rudal dan drone Iran, sasaran angkatan laut, serta fasilitas komunikasi.
Di sisi lain, Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target di Bahrain, Oman, Kuwait, Qatar, dan Yordania. Menurut Associated Press, serangan tersebut hanya menimbulkan kerusakan yang minim.
Iran, yang menentang jalur pelayaran yang melintasi perairan teritorial Oman, mengklaim Selat Hormuz telah ditutup bagi lalu lintas kapal.
Namun, AS membantah klaim tersebut. Centcom menyatakan melalui media sosial bahwa Iran tidak menguasai selat itu dan lalu lintas pelayaran tetap berjalan normal.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata selama 60 hari telah berakhir. Meski demikian, para mediator internasional masih melanjutkan upaya diplomatik untuk mencari penyelesaian konflik.