sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Minyak Menguat di Tengah Ketidakpastian Diplomasi Iran-AS, Brent Kembali Tembus USD100

Market news editor Desi Angriani
01/10/2026 20:52 WIB
Brent crude futures untuk kontrak Desember naik 2,1 persen menjadi USD100,12 per barel.
Harga Minyak Menguat di Tengah Ketidakpastian Diplomasi Iran-AS, Brent Kembali Tembus USD100 (Foto: dok Freepik)
Harga Minyak Menguat di Tengah Ketidakpastian Diplomasi Iran-AS, Brent Kembali Tembus USD100 (Foto: dok Freepik)

Morrison mengatakan Ukraina dalam beberapa bulan terakhir telah menargetkan infrastruktur energi dan fasilitas pengolahan minyak Rusia. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan sejumlah produk olahan minyak, termasuk diesel, mengetat.

Di sisi lain, pasar mendapatkan sinyal positif dari pemulihan sebagian aliran minyak di kawasan Teluk. Data Kpler menunjukkan ekspor minyak mentah Timur Tengah mencapai 16,328 juta barel per hari pada September 2026, menjadi level tertinggi sejak konflik dimulai pada Februari.

Arab Saudi juga kembali melakukan pemuatan tanker dari pelabuhan utama Laut Merah, Yanbu, setelah kerajaan tersebut mengoperasikan kembali pipa timur-barat yang membentang melintasi wilayah negara tersebut.

Namun, aliran minyak dari kawasan tersebut masih berada di bawah level sebelum konflik. Ekspor minyak Timur Tengah pada September tercatat sekitar 3,2 juta barel per hari lebih rendah dibandingkan Februari.

Selain pasokan, perkembangan diplomatik antara Iran dan AS turut menjadi perhatian pasar. Iran mengatakan telah menerima respons dari AS terkait proposal terbaru untuk memulihkan gencatan senjata.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement