“Pasar akan terus reli dengan mengantisipasi sesuatu akan terjadi,” ujarnya, dikutip dari Reuters.
Iran berencana menggelar latihan angkatan laut gabungan dengan Rusia, lapor kantor berita semi-resmi Fars, beberapa hari setelah Teheran menutup Selat Hormuz selama beberapa jam untuk latihan militer.
Selat tersebut merupakan jalur vital perdagangan global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasinya.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya atau “hal-hal buruk” akan terjadi.
Ia juga tampak memberi tenggat 10 hari sebelum AS kemungkinan mengambil tindakan.