Wright menambahkan, Iran tidak akan mampu memblokir Selat Hormuz ke depannya. Amerika Serikat (AS), kata dia, akan memastikan kelancaran arus minyak meskipun belum ada kesepakatan dengan Teheran.
Data pelayaran menunjukkan, tiga kapal tanker yang sebelumnya tertahan dan membawa sekitar 5 juta barel minyak mentah mulai keluar dari selat tersebut pada Rabu.
Dua di antaranya menuju Asia, setelah kesepakatan sementara antara Iran dan AS membuka kembali pasokan yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk.
Di pasar fisik, kargo minyak mentah dijual dengan harga diskon di berbagai wilayah dunia.
Perubahan ini turut mengubah pola perdagangan karena pasar mendapat tekanan dari meningkatnya pasokan minyak Timur Tengah, seiring Iran bersiap meningkatkan penjualan setelah memperoleh kelonggaran sementara dari sanksi AS.