Samuel Sekuritas mencatat pertumbuhan same-store sales growth (SSSG) ERAA masih positif hingga lima bulan pertama 2026, yakni 7,2 persen, ditopang penjualan produk flagship seperti iPhone.
Untuk meredam dampak pelemahan rupiah, ERAA menerapkan strategi penumpukan persediaan lebih awal (front-loaded inventory) serta memberikan berbagai program promosi guna menjaga volume penjualan.
Di sisi lain, anak usaha ERAA di segmen gaya hidup aktif, PT Erajaya Active Lifestyle Tbk (ERAL) juga mencatat pertumbuhan SSSG dua digit sebesar 10,8 persen didukung penjualan produk-produk active lifestyle.
Menurut Samuel Sekuritas, industri smartphone global masih menghadapi tekanan akibat krisis pasokan memori yang mendorong kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP).
IDC memperkirakan pengiriman smartphone global sepanjang 2026 turun 13,9 persen, sementara ASP naik sekitar USD100 menjadi rekor USD550 per unit.