IDXChannel - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement. Aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan perusahaan manufaktur logam mulia tersebut.
Dalam keterbukaan informasi, Hartadinata berencana untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 406,5 juta saham baru yang merupakan 10 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Jika disetujui, total saham akan meningkat menjadi 5,06 miliar saham.
"Para pemegang saham akan terkena dilusi kepemilikan sekitar 9,09 persen," kata manajemen PT Hartadinata Abadi Tbk yang dikutip Kamis (10/9/2026).
Perseroan belum mengumumkan calon pemodal yang akan menginjeksi perusahaan. Dengan kata lain, informasi mengenai calon pemodal akan diumumkan lebih lanjut, termasuk ada atau tidaknya hubungan afiliasi antara calon pemodal dengan perseroan dan pemegang saham lama.
Hingga saat ini, PT Terang Anugrah Abadi (TAA) menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi saham 71,05 persen dan saham masyarakat 28,40 persen. Jika private placement terwujud, maka porsi TAA akan menyusut menjadi 64,59 persen, sedangkan masyarakat menjadi 25,82 persen.