IDXChannel - Harga emas duna turun pada Selasa (8/9/2026), tertekan kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada September.
Investor kini menanti data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter.
Harga emas spot turun 1,14 persen menjadi USD4.355,70 per troy ons.
“Emas masih bergerak dalam rentang terbatas karena kenaikan probabilitas kenaikan suku bunga menjadi penghalang, sehingga momentum di pasar masih tertahan,” ujar senior market strategist di StoneX, Daniel Pavilonis, seperti dikutip Reuters.
Harga minyak mentah juga menyentuh level tertinggi dalam beberapa pekan setelah kelompok Houthi yang didukung Teheran menyerang fasilitas energi Arab Saudi. Di sisi lain, Teheran mengancam Amerika Serikat dengan “perang ekonomi”.
Harga minyak Brent mendekati level USD100 per barel, bahkan sempat menyentuh USD99,46 per barel, level tertinggi sejak 24 Juli. Kenaikan tersebut semakin memperkuat kekhawatiran terhadap inflasi.