IDXChannel - Pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (USD), minyak mentah, emas dunia, hingga logam mulia Antam diproyeksikan bergerak fluktuatif pada pekan depan.
Ketegangan geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah dan Eropa Timur serta intervensi politik terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Fed, menjadi pemicu utamanya.
Analis Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan indeks dolar AS (USD Index) bergerak di rentang USD 98,30 hingga USD100,20.
“Jadi ada indikasi bahwa indeks dolar ini akan menuju level 100 (USD),” ujar dia dalam analisisnya, Sabtu (5/9/2026).