IDXChannel - Saham-saham AS menguat pada pembukaan perdagangan hari Kamis (4/9/2026), di tengah kenaikan tipis harga minyak dan pemulihan aksi jual obligasi.
Sementara itu, para investor mencermati reaksi pasar terhadap laporan laba Broadcom dan Snowflake. Dilansir dari laman Investing Kamis (3/9/2026), pada pukul 09.31 waktu setempat (13.31 GMT), indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average memimpin kenaikan dengan penguatan 0,7 persen ke level 53.438,37 poin, sementara indeks acuan S&P 500 naik 0,5 persen menjadi 7.701,41 poin.
Indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi juga naik 0,5 persen ke posisi 26.335,30 poin. Kenaikan ini terjadi saat harga minyak stabil di dekat level tertinggi baru-baru ini dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) sedikit menurun, dengan yield tenor 10 tahun turun 4,1 basis poin menjadi 4,753 persen.
Investor juga menghadapi berbagai risiko makro yang kompleks—termasuk serangan militer langsung antara AS dan Iran di Teluk Persia, aksi jual berkelanjutan di pasar obligasi pemerintah, serta meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga akhir bulan ini.
Proyeksi Broadcom yang agak lemah meredam sentimen positif dari kinerja yang melampaui ekspektasi.