IDXChannel - Wall Street ditutup melemah pada awal pekan usai libur Hari Buruh (Labor Day) serta dihadapkan dengan eskalasi Timur Tengah dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Dilansir dari laman Investing Rabu (9/9/2026), penurunan pada saham-saham sektor kesehatan turut memperburuk sentimen pasar.
Indeks acuan S&P 500 turun 0,6 persen dan ditutup pada level 7.676,14 poin, sementara indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average melemah 1,2 persen dan berakhir di posisi 52.787,53 poin.
Indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,3 persem dan menetap di level 26.421,41 poin.
Sementara itu, pasar saham AS baru saja melewati pekan lalu dengan pergerakan yang beragam, dipicu oleh aksi jual besar-besaran pada obligasi Treasury, lonjakan harga minyak, serta laporan ketenagakerjaan bulan Agustus yang sangat kuat sehingga memicu penyesuaian drastis terhadap ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).