sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Melemah Dipicu Geopolitik yang Kembali Memanas, Investor Nantikan Data Inflasi

Market news editor Nia Deviyana
08/09/2026 21:45 WIB
Sejumlah investor menilai data inflasi akan memiliki pengaruh lebih besar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
Wall Street Melemah Dipicu Geopolitik yang Kembali Memanas, Investor Nantikan Data Inflasi. Foto: iNews Media Group.
Wall Street Melemah Dipicu Geopolitik yang Kembali Memanas, Investor Nantikan Data Inflasi. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Tiga indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Selasa (8/9/2026) dipicu kembali memanasnya konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak ke level tertinggi sejak akhir Juli. Sementara itu, pasar menanti data inflasi yang akan dirilis akhir pekan ini.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 451,93 poin atau 0,85 persen menjadi 52.962,32. S&P 500 turun 29,15 poin atau 0,38 persen menjadi 7.689,45, sedangkan Nasdaq Composite turun 111,18 poin atau 0,42 persen menjadi 26.395,81.

Pekan perdagangan yang lebih singkat setelah libur Labor Day akan didominasi oleh laporan Consumer Price Index (CPI) yang akan dirilis pada Jumat dan data Producer Price Index (PPI) pada Kamis.

Sejumlah investor menilai data inflasi akan memiliki pengaruh lebih besar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed, mengingat fokus Ketua Fed Kevin Warsh untuk menekan inflasi.

“Tampaknya ini masih menjadi sesuatu yang cukup sulit diprediksi. Warsh tidak semudah itu dibaca seperti pendahulunya, Jerome Powell,” kata head trader di U.S. Global Investors, Michael Matousek. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement