Para pengamat suku bunga kini akan mencermati laporan Indeks Harga Produsen (PPI) dan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Agustus yang dijadwalkan rilis pekan ini, guna mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai langkah FOMC pada tanggal 16 September mendatang.
"Ketangguhan pasar tenaga kerja AS yang terus berlanjut sungguh mengesankan. Terlebih lagi, di tengah kembali terjadinya aksi saling balas serangan rudal di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak Brent yang menekan perekonomian, kabar ini datang pada saat yang sangat tepat," ujar Yerbol Orynbayev, mantan Gubernur Bank Dunia untuk Kazakhstan, kepada Investing.com.
(kunthi fahmar sandy)