Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyampaikan bahwa capaian Kuartal I-2026 menjadi sinyal ketahanan bisnis perusahaan di tengah tekanan ekonomi global yang semakin kompleks. Volatilitas harga komoditas, dinamika nilai tukar, dan potensi perlambatan pertumbuhan dunia menjadi latar belakang yang tidak bisa diabaikan.
"Di tengah ketidakpastian global, kami justru membuktikan bahwa infrastruktur yang dikelola dengan disiplin finansial adalah investasi yang tahan banting," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4/2026).
Koentjoro mengatakan Hutama Karya setidaknya ada empat pilar arahan strategis untuk menjaga momentum kinerja sepanjang 2026. Pertama, penguatan disiplin pengendalian biaya dan kewaspadaan terhadap dinamika pasar global. Kedua, optimasi pemanfaatan energi di seluruh unit kerja, baik di kantor maupun proyek.
Ketiga, memastikan setiap keputusan bisnis diambil secara tepat dan terukur guna mencegah tekanan terhadap kualitas aset maupun risiko impairment. Keempat, peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan untuk memperkuat daya saing perusahaan di tengah kompetisi antara BUMN Karya.
(NIA DEVIYANA)