sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

HYGN Raup Laba Rp13,9 Miliar, Bisnis Pengendalian Hama Tumbuh 50 Persen

Market news editor Desi Angriani
31/10/2026 14:03 WIB
Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan pendapatan serta efisiensi operasional perseroan.
HYGN Raup Laba Rp13,9 Miliar, Bisnis Pengendalian Hama Tumbuh 50 Persen (Foto: dok Ecocare)
HYGN Raup Laba Rp13,9 Miliar, Bisnis Pengendalian Hama Tumbuh 50 Persen (Foto: dok Ecocare)

IDXChannel - PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) meraup laba bersih Rp13,9 miliar hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 31,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp10,6 miliar.

Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan pendapatan serta efisiensi operasional perseroan. Di mana pendapatan HYGN naik 21 persen menjadi Rp319,3 miliar dari Rp264 miliar hingga kuartal III-2025.

Direktur Utama HYGN Wincent Yunanda mengatakan, jasa pengendalian hama masih menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kenaikan pendapatan lebih dari 50 persen, didukung ekspansi layanan ke berbagai sektor industri yang memperkuat basis pendapatan berulang.

"Pertumbuhan laba yang jauh melampaui pertumbuhan pendapatan menunjukkan bahwa investasi yang kami lakukan tahun lalu, khususnya pada sumber daya manusia dan operasional, terus memberikan hasil," kata Wincent dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/10/2026).

Sejalan dengan itu, laba usaha HYGN melonjak 61,8 persen menjadi Rp19 miliar dari Rp11,7 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.

Berdasarkan segmen bisnis, seluruh lini usaha HYGN mencatatkan pertumbuhan pendapatan. Jasa hygiene masih menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp155,6 miliar, meningkat 19 persen dibandingkan Rp130,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen ini menyumbang sekitar 48,7 persen terhadap total pendapatan grup.

Selanjutnya, segmen jasa kebersihan membukukan pendapatan Rp110,8 miliar, tumbuh 13 persen dari Rp98,1 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Kontribusinya mencapai 34,7 persen terhadap total pendapatan perseroan.

Sementara itu, jasa pengendalian hama mencatatkan pertumbuhan paling tinggi. Pendapatan segmen ini melonjak 50,8 persen menjadi Rp53 miliar dari Rp35,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontribusi jasa pengendalian hama terhadap total pendapatan grup juga meningkat menjadi 16,6 persen dari sebelumnya 13,3 persen. Pertumbuhan tersebut didukung oleh perluasan cakupan layanan ke berbagai sektor industri serta peningkatan basis pelanggan.

Dari sisi profitabilitas, HYGN mencatatkan marjin laba kotor sebesar 34,2 persen pada sembilan bulan pertama 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan 35,4 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini terjadi karena beban pokok pendapatan tumbuh 23,1 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan.

Meski demikian, perseroan mampu menekan pertumbuhan beban usaha menjadi hanya 10,7 persen. Alhasil, rasio beban usaha terhadap pendapatan membaik menjadi 28,3 persen dari 30,9 persen pada sembilan bulan pertama 2025.

Efisiensi tersebut mendorong marjin laba operasional meningkat menjadi 6 persen dari sebelumnya 4,5 persen. Adapun marjin laba bersih naik menjadi 4,4 persen dari 4 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kuartalan, kuartal III-2026 menjadi periode dengan kinerja terkuat HYGN sepanjang tahun ini. Perseroan membukukan pendapatan Rp110,8 miliar, meningkat 21 persen dibandingkan Rp91,6 miliar pada kuartal III-2025.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement