Sementara itu, aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansi dengan PMI mencapai 52,4.
Neraca perdagangan juga mencatat surplus yang melebar menjadi USD3,55 miliar pada Agustus 2026.
Phintraco Sekuritas menilai kebijakan fiskal juga masih memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi.
Rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2027 tetap ekspansif dengan target defisit 2,4 persen terhadap PDB dan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen.
Namun, tingginya suku bunga global dan imbal hasil obligasi berpotensi membatasi ruang fiskal.