Karena itu, arah pasar saham domestik masih akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi eksternal dan kemampuan ekonomi dalam negeri mempertahankan momentum pertumbuhan.
Untuk IHSG, Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan indeks masih akan volatil seiring tingginya imbal hasil obligasi, kenaikan harga minyak, serta ketidakpastian geopolitik.
Sejumlah katalis utama yang akan dicermati investor mencakup data inflasi dan tenaga kerja AS, kebijakan The Fed, pergerakan imbal hasil US Treasury, harga minyak, serta laporan keuangan emiten pada kuartal III-2026.
Pasar juga akan mencermati kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober serta pengumuman MSCI pada November 2026 atau akhir Oktober.
Meski tekanan eksternal masih membayangi, Phintraco Sekuritas tetap mempertahankan target IHSG di level 7.000 pada akhir 2026.