sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Diprediksi Berada di Posisi Neutral to Bullish pada Pekan Pertama September 2026

Market news editor Anggie Ariesta
31/08/2026 08:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada dalam fase neutral to bullish pada pekan pertama September 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada dalam fase neutral to bullish pada pekan pertama September 2026. (Foto: iNews Media Group)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada dalam fase neutral to bullish pada pekan pertama September 2026. (Foto: iNews Media Group)

“Strategi yang dapat dipertimbangkan adalah akumulasi bertahap pada saham-saham dengan fundamental dan earnings growth yang solid, sembari menunggu konfirmasi breakout IHSG di atas area 6.537-6.551. Jika breakout tersebut terkonfirmasi, peluang melanjutkan recovery menuju 6.822 akan semakin terbuka,” kata dia.

Sepanjang Agustus 2026, IHSG berhasil membukukan penguatan 4,52 persen dan ditutup pada posisi 6.518 pada Jumat (28/8/2026). Pencapaian ini melanjutkan tren pemulihan bertahap setelah sebelumnya sempat terkoreksi ke posisi terendah 5.317 pada Juni 2026.

Di sisi domestik, sentimen pasar terangkat oleh kepastian penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI terpilih di Komisi XI DPR yang dijadwalkan disahkan dalam Rapat Paripurna pada 1 September 2026. Langkah BI yang mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen untuk ketiga kalinya turut memperkuat stabilitas rupiah. Pasar juga terbukti resilien dalam merespons dinamika politik dalam negeri.

“Di sisi lain, aksi unjuk rasa domestik yang sempat memicu koreksi IHSG sebesar 1,48 persen pada 26 Agustus berhasil diredam oleh rebound 1,81 persen pada 27 Agustus. Ini mengindikasikan bahwa political risk mulai lebih banyak diantisipasi pasar,” ujar Hari.

Dari sisi global, sinyal hawkish dari Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole menjadi perhatian mendasar, menyusul laju inflasi PCE AS yang masih bertengger di angka 3,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), jauh melampaui target 2 persen. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai kekuatan ekonomi AS sekaligus menentukan ekspektasi pasar terhadap keputusan suku bunga The Fed pada September. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement