AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

IHSG Diprediksi Menguat Lagi Hari Ini, Saham PTBA-BBKP Jadi Rekomendasi

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 25 Mei 2022 08:52 WIB
IHSG diproyeksikan akan bertahan di zona hijau pada perdagangan hari ini, Rabu (25/5/2022).
IHSG Diprediksi Menguat Lagi Hari Ini, Saham PTBA-BBKP Jadi Rekomendasi (Dok.MNC)
IHSG Diprediksi Menguat Lagi Hari Ini, Saham PTBA-BBKP Jadi Rekomendasi (Dok.MNC)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bertahan di zona hijau pada perdagangan hari ini, Rabu (25/5/2022).

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, indeks masih berpeluang untuk rebound selamat di atas 5 Day MA & Candle Stick Sandwich.

“IHSG terlihat dalam trend netral, selama di bawah 6.932, berpeluang untuk rebound, closing di atas 5 day MA (6.857).  Indikator MACD bearish, stochastic netral & weak sell power. Selama di atas 6.620, berpeluang menuju 6.888 DONE-6.988-7.040," kata Andri dalam risetnya, Rabu (25/5/2022).

Level resisten IHSG pada perdagangan hari ini di posisi 6.876 / 6.939 / 6.973 / 7.032, sedangkan level support berada di 6.886 / 6.822 / 6.754 / 6.705, dengan perkiraan range di 6.860 - 6.970.

Di tengah ancaman suku bunga dan inflasi, tiga indeks Wall Street semalam ditutup variatif. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,15%, namun S&P 500 terkoreksi 0,81%, bahkan indeks Nasdaq Composite mencatat penurunan tajam sebesar 2,35%.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menuturkan terjadi koreksi terhadap sejumlah saham-saham sektor teknologi di bursa AS, yang dikhawatirkan juga terjadi di pasar modal Indonesia.

“Penurunan saham perusahaan teknologi di AS akibat kekhawatiran investor terhadap perlambatan iklan digital setelah adanya peringatan dari perusahaan sosial media Snap,” jelas Maxi.

Maxi melanjutkan, Snap memangkas perkiraan kinerjanya terkait dengan kenaikan inflasi dan suku bunga. Saham Snap turun 43% dan Meta Platforms mengalami koreksi 7,6%. Bursa Eropa juga mengalami penurunan kemarin.

Untuk perdagangan hari ini, analis merekomendasikan empat saham pilihan yakni PTBA, TINS, JSMR, BBKP.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan rekomendasi speculative buy dengan target target Rp4.500 / Rp4.600 dan stop loss di bawah Rp4.250 / Rp4.130. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD