MSCI juga akan mengumumkan Annual Market Classification Review pada 24 Juni, yang menjadi perhatian utama pelaku pasar karena akan menentukan apakah pembekuan indeks terhadap Indonesia akan dicabut serta apakah status Indonesia sebagai Emerging Market akan dipertahankan atau diturunkan menjadi Frontier Market.
Selain katalis dari indeks global, pelaku pasar juga akan mencermati keputusan sejumlah bank sentral utama dunia. Bank of Japan (BoJ) dan Reserve Bank of Australia (RBA) dijadwalkan menetapkan kebijakan suku bunga pada 16 Juni, disusul Federal Reserve (The Fed) pada 17 Juni dan Bank of England (BoE) pada 18 Juni.
Dari dalam negeri, investor menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18 Juni. Berdasarkan konsensus pasar, BI diperkirakan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguji level rata-rata pergerakan 20 hari (MA-20) setelah mengalami tekanan sebelumnya.
IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.200 sepanjang pekan ini.