Tekanan juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo lainnya, seperti PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 3,61 persen, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 3,03 persen, serta PT DCII Indonesia Tbk (DCII) turun 2,76 persen.
Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) relatif lebih terbatas koreksinya, yakni 0,81 persen.
Kendati demikian, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp604,05 triliun, BBCA tetap menjadi salah satu saham berkapitalisasi terbesar di pasar domestik yang pergerakannya patut dicermati.
Dari regional, menurut Mirae Asset Sekuritas, bursa Asia yang bergerak beragam dan terbatas menantikan keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed). (Aldo Fernando)