sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Pekan Ini Masih Dibayangi Fluktuasi Rupiah dan Kebijakan The Fed

Market news editor Anggie Ariesta
02/06/2026 08:56 WIB
IHSG pada pekan ini diproyeksi masih dibayangi kemampuan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memulihkan kepercayaan investor.
IHSG Pekan Ini Masih Dibayangi Fluktuasi Rupiah dan Kebijakan The Fed. (Foto: iNews Media Group)
IHSG Pekan Ini Masih Dibayangi Fluktuasi Rupiah dan Kebijakan The Fed. (Foto: iNews Media Group)

Berdasarkan data perdagangan per Jumat (29/5/2026), IHSG mendarat di level 6.127 atau mengalami pelemahan kurang lebih 0,52 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Menariknya, di sepanjang fase koreksi yang berlangsung kurang lebih satu bulan terakhir, pasar reguler mencatatkan aksi lepas portofolio yang masif, di mana arus modal keluar (outflow) investor asing menyentuh angka Rp19,4 triliun selama Mei 2026.

Sebaliknya, tantangan berat justru datang dari lini domestik berupa tekanan hebat pada nilai tukar rupiah yang posisinya mendekati level terendah sepanjang masa, yakni di kisaran Rp17.863 per dolar AS berdasarkan kurs retail BCA per 29 Mei 2026. 

Secara tahun berjalan (Year to Date/YtD), mata uang Garuda telah melemah sebesar 6,6 persen, menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja terendah di kawasan Asia bersama Rupee India dan Peso Filipina.

"Tekanan berasal dari capital outflow terkait rebalancing MSCI, defisit transaksi berjalan kuartal I-2026 sebesar USD4 micron (1,09 persen PDB), permintaan valas musiman untuk pembayaran dividen dan utang luar negeri pada Kuartal II serta penguatan dolar AS akibat sikap hawkish The Fed," ungkap David.

Memasuki periode transaksi Juni 2026, fokus perhatian para pelaku pasar diproyeksikan akan bergeser dari sentimen rebalancing indeks MSCI menuju efektivitas bauran kebijakan Bank Indonesia. Meski Bank Indonesia telah mengerek suku bunga acuan ke level 5,25 persen demi meredam gejolak eksternal, pasar masih memantau seberapa ampuh langkah tersebut dalam memangkas volatilitas kurs dan menahan arus keluar modal portofolio.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement