Apabila mata uang Rupiah mampu memperlihatkan tanda-tanda stabilisasi dalam beberapa pekan ke depan, persepsi risiko pasar berpotensi membaik. Kondisi tersebut dinilai akan membuka ruang pembalikan arah bagi masuknya kembali aliran dana asing (capital inflow) ke pasar ekor saham maupun obligasi domestik.
Di samping itu, David menambahkan bahwa kompas kebijakan moneter Amerika Serikat akan tetap bertindak sebagai katalis utama bagi pergerakan aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia, menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada pertengahan Juni ini.
"Sikap The Fed yang masih cenderung hawkish berpotensi mempertahankan kekuatan dolar AS dan membatasi arus modal menuju pasar negara berkembang. Sebaliknya, apabila terdapat indikasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda dan peluang penurunan suku bunga semakin terbuka pada paruh kedua tahun ini, aset-aset berisiko termasuk pasar saham Indonesia dapat memperoleh sentimen positif,” kata David.
Berikut beberapa saham pilihan IPOT yang bisa menjadi perhatian investor pekan ini:
1. Buy GGRM (Current Price: Rp17.000, Entry: Rp17.000, Target Price: Rp18.525 (8,97 persen), Stop Loss: Rp16.275 (-4,26 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.1).
- Buy MAPI (Current Price: Rp1.495, Entry: Rp1.495, Target Price: Rp1.600 (7,02 persen), Stop Loss: Rp1.450 (-3,01 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.3).
- Buy ICBP (Current Price: Rp7.100, Entry: Rp7.100, Target Price: Rp7.525 (5,99 persen), Stop Loss: Rp6.875 (-3,17 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:1.9).
- Buy Reksa Dana Saham ETF Consumer Indonesia (XIIC).
(Febrina Ratna Iskana)