Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 3,73 persen ke Rp5.000 per unit, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 6,30 persen ke Rp2.700, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melonjak 7,74 persen ke Rp3.620, sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 5,74 persen ke Rp3.130.
Penguatan pasar terjadi di tengah upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) mempercepat pembenahan transparansi kepemilikan saham dan merespons sejumlah persoalan yang disoroti MSCI.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, bursa menyiapkan dua kebijakan baru untuk menindaklanjuti evaluasi MSCI yang memunculkan risiko penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia.
Kebijakan pertama adalah mengeluarkan seluruh saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan bobot IHSG. Kategori ini berkaitan dengan konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi.
Kebijakan kedua berupa penambahan keterangan mengenai status afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen dalam publikasi data kepemilikan saham. Langkah ini ditujukan untuk memperjelas struktur kepemilikan dan membantu investor mengidentifikasi hubungan antar-pemegang saham.