IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu berakhir menguat 29 poin atau 0,41 persen ke 7.101.
Pergerakan IHSG mayoritas berada di teritori positif dengan rentang antara 7.064-7.096, yang mencerminkan titik support kuat indeks di level psikologis 7.000.
Sekitar 415 juta lot saham diperdagangkan di pasar reguler dengan frekuensi 2,45 juta kali. Adapun nilai transaksi pada perdagangan hari ini mencapai Rp14,3 triliun.
Selain IHSG, indeks lain bergerak dengan kecenderungan menguat. IDX30 dan LQ45 ditutup naik masing-masing 0,29 persen dan 0,27 persen. Sedangkan indeks syariah JII melemah 0,15 persen dan ISSI naik 0,15 persen.
Secara sektoral juga terpantau mayoritas menghijau. Sektor NON-CYCLICAL memimpin laju penguatan dengan kenaikan 1,45 persen. Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik 4,73 persen ke Rp775 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga menguat 6,06 persen ke Rp1.575.
Hanya sektor BASIC-INDUSTRY dan HEALTH yang berada di zona merah dengan pelemahan 1,08 persen dan 0,09 persen. Tekanan pada sektor bahan baku, terutama imbas melemahnya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar 4,5 persen ke Rp5.300.
Secara umum, saham-saham yang masuk jajaran top gainers pada penutupan perdagangan yakni PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melesat 16 persen ke Rp216, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat 15 persen ke Rp4.250, dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) menghijau 12 persen ke Rp2.370.
Sementara, saham-saham yang melemah dan masuk top losers di antaranya PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) anjlok 9 persen ke Rp510, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) melemah 4 persen ke Rp4.750, dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) terkoreksi 4 persen ke Rp3.880.
(Rahmat Fiansyah)