Sementara itu, subindeks seperti IDX30 dan LQ45 turun masing-masing 1,82 persen dan 1,66 persen, lebih dalam daripada IHSG. Begitu juga dengan indeks syariah, JII dan ISSI yang kompak melemah masing-masing 0,84 persen dan 0,90 persen.
Pergerakan sektoral terpantau beragam. Sektor keuangan turun paling dalam hingga 1,46 persen seiring koreksi saham-saham big banks. Sementara saham industri dasar menguat 0,65 persen imbas penguatan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Saham-saham yang menjadi pemberat indeks dan menempati deretan top losers di antaranya PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) anjlok 8,49 persen ke Rp97, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah 7,77 persen ke Rp2.730, dan PT Elnusa Tbk (ELSA) terkoreksi 6,50 persen ke Rp575.
Sementara itu, ada juga saham-saham yang menghijau di antaranya PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) melesat 24,78 persen ke Rp705, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) menguat 12,22 persen ke Rp25.745, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) meningkat 7,05 persen ke Rp2.580.
(Rahmat Fiansyah)