Jika level tersebut ditembus secara meyakinkan, risiko koreksi lanjutan perlu diwaspadai.
Sementara itu, resistance terdekat berada di level 6.000, disusul 6.214. Selama IHSG belum mampu kembali menembus area tersebut, tren pergerakan indeks masih cenderung bearish.
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga masih berada di zona negatif dengan histogram negatif. Kondisi ini mengindikasikan momentum pelemahan belum mereda.
Dari sisi sentimen, pasar masih mencermati perkembangan kebijakan MSCI dan menantikan keputusan lanjutan pada November mendatang.
Ketidakpastian mengenai arah kebijakan indeks tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen investor terhadap pasar saham Indonesia.