Penunjukan tersebut ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1/2026), dan berlaku efektif pada tanggal yang sama.
Bursa Asia Lesu
Sementara, bursa saham Asia mayoritas bergerak searah dengan pelemahan kontrak berjangka(futures) Wall Street pada Senin (2/2/2026), di tengah gejolak perdagangan perak yang memicu sentimen waspada di awal pekan yang padat agenda, mulai dari rilis kinerja emiten, pertemuan bank sentral, hingga data ekonomi utama.
Harga perak sempat kembali anjlok hingga 5 persen, setelah pada Jumat lalu terpuruk sekitar 30 persen.
Menurut Reuters, lejatuhan tajam tersebut memaksa penutupan posisi-posisi berleverage dalam transaksi yang sebelumnya sudah terlalu ramai.
Pelaku pasar juga menyoroti penghentian sementara perdagangan UBS SDIC silver futures fund di China sebagai salah satu pemicu tekanan lanjutan.