Di sisi kebijakan moneter global, Bank of Japan (BOJ) pada 30 Oktober memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya di level 1,25 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar.
Keputusan tersebut diambil setelah BOJ menaikkan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada Juni dan September 2026.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji area support 4.900-5.000 pada pekan depan.
Apabila mampu bertahan di atas level psikologis 5.000, IHSG berpeluang bergerak sideways dalam rentang 5.000-5.200. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.