sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Turun, DPR Minta Reformasi Transparansi Pasar Modal

Market news editor Felldy Utama
16/10/2026 17:34 WIB
Permintaan ini disampaikan menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat usulan MSCI.
IHSG Turun, DPR Minta Reformasi Transparansi Pasar Modal (Foto: Aldhi Candra Setiawan/IMG)
IHSG Turun, DPR Minta Reformasi Transparansi Pasar Modal (Foto: Aldhi Candra Setiawan/IMG)

Anjloknya pasar saham dipicu oleh pengumuman konsultasi MSCI terkait usulan reklasifikasi status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Penyebab utama usulan penurunan kelas tersebut berakar pada kekhawatiran investor global atas ketidakjelasan struktur kepemilikan saham, dugaan manipulasi harga, serta belum optimalnya dampak reformasi bursa. 

“Regulator perlu meningkatkan pengawasan terhadap transaksi yang tidak wajar, termasuk dugaan perdagangan terkoordinasi. Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten agar investor memperoleh perlindungan,” kata dia.

Dia meminta OJK dan BEI tidak hanya sibuk menyampaikan klarifikasi defensif kepada pihak MSCI. Pemerintah didorong menyusun peta jalan (roadmap) reformasi pasar modal yang dilengkapi tenggat waktu pelaksanaan serta indikator keberhasilan yang dapat diaudit publik secara berkala. 

“Pemerintah dan regulator harus menyusun peta jalan pembenahan pasar modal dengan target yang jelas. Keterbukaan mengenai kemajuan reformasi penting agar investor domestik maupun asing dapat menilai perbaikan nyata,” kata dia.

Dia memperingatkan pemerintah agar mewaspadai efek domino guncangan pasar saham terhadap iklim investasi serta stabilitas pembiayaan sektor riil.

Komunikasi kebijakan regulator dituntut bertumpu pada data akurat dan penindakan hukum tegas, bukan sekadar memberikan buaian narasi peredam kepanikan sesaat. 

“Kepercayaan investor yang tergerus dapat memengaruhi arus modal dan pembiayaan dunia usaha. Komunikasi kebijakan harus didukung data dan langkah konkret, bukan sekadar pernyataan untuk meredam kepanikan,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement