sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Turun Lebih dari 1 Persen usai Pengumuman MSCI, Simak Analisisnya

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
13/08/2026 09:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (13/8/2026) pagi, setelah MSCI mengumumkan hasil review.
IHSG Turun Lebih dari 1 Persen usai Pengumuman MSCI, Simak Analisisnya. (Foto: MNC Media_
IHSG Turun Lebih dari 1 Persen usai Pengumuman MSCI, Simak Analisisnya. (Foto: MNC Media_

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (13/8/2026) pagi, setelah MSCI mengumumkan hasil review indeks terbarunya per Agustus 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 1,21 persen ke level 6.296,66 pada pukul 09.41 WIB.

Indeks sempat dibuka di level 6.388,23 dan menyentuh level tertinggi 6.390,33, sebelum tekanan jual membawa IHSG ke level terendah 6.293,50.

Penurunan IHSG terjadi di tengah koreksi sejumlah saham konglomerasi dan bank besar, seiring investor merespons hasil review MSCI yang tidak memberikan tambahan saham Indonesia ke indeks MSCI Global Standard.

Dalam hasil review tersebut, MSCI tidak menambahkan saham Indonesia ke MSCI Global Standard Indexes.

Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) diturunkan ke MSCI Small Cap Indexes, sedangkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index.

MSCI juga menghapus sembilan saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Indexes.

Kesembilan saham tersebut yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Kemudian, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

Perubahan tersebut akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.

Sementara itu, tidak ada emiten Indonesia yang masuk maupun keluar dari MSCI Micro Cap Indexes.

MSCI juga menyatakan akan mengeluarkan GOTO dari MSCI Indonesia Investable Market Index dengan menggunakan harga sistem terendah.

BRI Danareksa Sekuritas menilai, pada Kamis (13/8), tekanan terhadap IHSG pada perdagangan pagi mencerminkan aksi jual setelah pengumuman hasil review MSCI.

Investor juga masih mencermati potensi dampaknya terhadap arus dana asing dan proses rebalancing indeks ke depan.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menilai rebalancing berpotensi meningkatkan volatilitas saham-saham terkait menjelang tanggal efektif.

Hal tersebut sejalan dengan penyesuaian portofolio passive fund dan exchange-traded fund (ETF) yang menggunakan indeks MSCI sebagai benchmark.

Saham yang mengalami penurunan kelas indeks maupun dikeluarkan dari indeks berpotensi menghadapi tekanan jual karena adanya penyesuaian portofolio oleh dana pasif dan ETF.

“Tidak adanya saham baru yang masuk ke MSCI Indonesia Standard Index maupun Small Cap Index membatasi potensi passive inflow. Sementara dampak negatif berpotensi dirasakan terjadi pada saham yang mengalami penurunan kelas atau keluar dari indeks,” kata Phintraco. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement