sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Volatil Ditekan Isu S&P, Analis Sebut Support di 8.000

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
27/02/2026 09:41 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak sangat volatil pada perdagangan Jumat (27/2/2026), sempat anjlok lebih dari 1 persen sebelum memangkas pelemahan.
IHSG Volatil Ditekan Isu S&P, Analis Sebut Support di 8.000. (Foto: MNC Media)
IHSG Volatil Ditekan Isu S&P, Analis Sebut Support di 8.000. (Foto: MNC Media)

Saham-saham konglomerasi seperti Grup Barito, Sinarmas, Astra, hingga Bakrie menjadi penekan utama pergerakan indeks.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan, tekanan terhadap pasar saham domestik tidak datang dari satu arah saja.

“Indonesia sedang memasuki masalah struktural dan tekanan ini datang dari banyak lembaga rating luar, mulai dari MSCI, Moody’s serta S&P yang terbaru. IHSG berpeluang menuju last low di 7.750, dengan support terdekat ada di 8.000,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Dia menambahkan, dari sisi teknikal, ruang koreksi masih terbuka. “Secara teknikal, IHSG terkonfirmasi bearish dengan pola head and shoulders.”

Lebih lanjut, Michael juga menyoroti tekanan yang terjadi pada saham-saham konglomerasi. “Saham konglo mendapat tekanan dari potensi klasifikasi baru oleh BEI, mulai dari concentrated shareholders serta UBO [pemilik manfaat terakhir],” imbuh dia.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement