sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inaco (JELI) Bakal IPO Awal Juli 2026, Pemiliknya Yusuf Hamdani

Market news editor Rahmat Fiansyah
15/06/2026 14:59 WIB
PT Niramas Utama Tbk berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026 dengan membidik dana hingga Rp392 miliar.
PT Niramas Utama Tbk berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026 dengan membidik dana hingga Rp392 miliar. (Foto: Ist)
PT Niramas Utama Tbk berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026 dengan membidik dana hingga Rp392 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Niramas Utama Tbk berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026. Perusahaan yang terkenal dengan merek dagang Inaco tersebut merupakan bagian dari Supra Group milik konglomerat, Ham Pak Japyusuf Hamdani alias Yusuf Hamdani.

PT Niramas Utama Tbk akan go public dengan kode emiten JELI, selaras produk perseroan seputar jelly. Perusahaan tersebut juga menjadi yang pertama milik Yusuf Hamdani yang menawarkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di BEI.

Dalam prospektus IPO dikutip Senin (15/6/2026), perseroan menyatakan bahwa penerima manfaat akhir (beneficial owner) dari PT Nitramas Utama Tbk adalah Yusuf Hamdani. Dia mengendalikan perusahaan itu dengan beberapa lapis (layer).

Yusuf menguasai 93,79 persen saham PT Supra Sentral Investama (SSI), kemudian SSI bersama Yusuf menguasai 89,9 persen saham PT Supra Pangan Lestari (SPL).

SPL kemudian memiliki 89,9 persen saham PT Niramas Utama Internasional (NUI) yang tak lain pemegang saham pengendali PT Niramas Utama Tbk (JELI) dengan porsi 99,8 persen.

Hubungan antara Yusuf Hamdani dan perusahaan sangat erat mulai dari menjadi personal gurantee untuk pinjaman yang diambil perusahaan, sewa gedung, hingga memberikan pinjaman berelasi kepada perusahaan.

Selain itu, Yusuf yang berusia 85 tahun saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Niramas Utama Tbk. Dia juga mengemban tugas sebagai Komisaris di sejumlah perusahaan di Supra Group.

Yusuf juga memiliki dua anak yang tercatat sebagai pemegang saham SPL. Dia adalah Philip Hamdani yang menjabat sebagai Direktur PT Niramas Utama Tbk dan Sonny Hamdani yang saat ini berposisi sebagai Komisaris Utama PT Niramas Utama International. Sebelum 2025, Philip dan Sonny menjadi Komisaris perseroan.

Setelah IPO, saham PT Niramas Utama Internasional pada PT Niramas Utama Tbk berkurang menjadi 73,92 persen. Pasalnya, perusahaan akan melepas 25,93 persen saham kepada publik. Saham Sadikun Wiratno juga akan terdilusi menjadi 0,15 persen.

Di samping PT Niramas Utama Tbk yang bergerak di sektor makanan, Supra Group juga memiliki sejumlah perusahaan yang tersebar mulai dari sektor keuangan, perhotelan, hingga engineering.

Di sektor keuangan, ada BPR Supra Artapersada dan PT Supra Securinvest. Di sektor engineering ada PT Supra Engineering. Lalu di sektor properti ada Pancoran Chinatown Point dan PT Supra Arta Tunggal. Di sektor hiburan, Yusuf juga mengendalikan Sense International Executive Club dan Sun City Luxury Club.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement