IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026) waktu setempat, dipimpin lonjakan saham Amazon dan perusahaan semikonduktor. Penguatan terjadi meski kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran investor terhadap inflasi dan membebani pasar obligasi.
Dikutip dari AP, indeks S&P 500 naik 0,7 persen dan berpeluang mencatat pekan positif pertama dalam tiga pekan terakhir. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 179 poin atau 0,3 persen, sedangkan Nasdaq Composite melesat 1,3 persen pada perdagangan pagi waktu setempat.
Penguatan dipimpin sektor teknologi. Saham Amazon melonjak 13,8 persen setelah perusahaan melaporkan laba kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi analis. Laba Amazon meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong percepatan pertumbuhan bisnis komputasi awan (cloud).
Analis menilai hasil tersebut menjadi sinyal bahwa investasi besar Amazon di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai membuahkan hasil. Perusahaan juga menaikkan proyeksi belanja investasinya sepanjang tahun ini untuk memperkuat pengembangan AI.
Sentimen serupa sebelumnya mendorong saham Microsoft yang mencatat kenaikan harian terbesar dalam hampir 18 tahun. Investor menilai investasi AI perusahaan mulai tercermin dalam peningkatan profitabilitas.